TPL_PIDII_SKIP_TO_CONTENT
PIDII NATIONAL PORTAL

Jelajahi Potensi Indonesia

Satu Peta, Semua Informasi, Seluruh Peluang

β™œ
38ProvinsiSeluruh Indonesia
πŸ—Ί
514Kabupaten/KotaSeluruh Indonesia
β—‡
25+Kategori DataPotensi & Sektor
β†—
1000+Data TerhubungSumber Terintegrasi
Prabowo tawarkan 138 blok migas kepada investor Rusia untuk perkuat kerja sama energi bilateral.
Prabowo tawarkan 138 blok migas kepada investor Rusia untuk perkuat kerja sama energi bilateral.

Pemerintah Indonesia mengundang investor Rusia untuk mengikuti proses penawaran 138 blok eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama energi bilateral kedua negara. Seperti dikutip Antara (04/09/2026), sektor energi menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan kerja sama antara Indonesia dan Rusia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ahmad Erani Yustika mengatakan pemerintah telah menawarkan lebih dari 100 blok migas kepada investor Rusia. "Kementerian menawarkan lebih dari seratus blok migas kepada investor Rusia, jika mereka tertarik untuk mengikuti proses penawaran," ujar Yustika, Jumat (04/09).

Ia menambahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan memberikan rincian teknis lebih lanjut mengenai blok-blok yang ditawarkan tersebut. Upaya menarik investasi Rusia tersebut sejalan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Vladivostok untuk menghadiri Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF), Kamis (03/09), sebagai tamu kehormatan.

Dalam forum tersebut, Prabowo secara langsung mengundang perusahaan-perusahaan energi Rusia untuk berinvestasi dan mengembangkan 138 blok eksplorasi energi yang terbuka di Indonesia. Presiden juga mengatakan pemerintah tengah membahas peluang kemitraan dengan sejumlah perusahaan Rusia untuk mengembangkan proyek energi bersama, termasuk pembangunan kilang dan terminal penyimpanan.

Meski Indonesia memiliki cadangan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) yang besar dan tidak secara langsung membutuhkan pasokan gas dari Rusia, Prabowo menegaskan Indonesia tetap terbuka terhadap kerja sama teknologi energi dan pengembangan infrastruktur bersama dengan Rusia. (SF)