

Ir. BURHANUDDIN, M.Si.
Ir. Burhanuddin, M.Si.
Beliau saat ini berusia 59 tahun, kelahiran Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Beliau menikah dengan Ibu Fatmawati Kasim Marewa, dengan dikaruniai 2 anak.
Pendidikan SD dan SMP adalah di Luwu Timur. Pendidikan SMA ditempuh di SMA Negeri 1 Makassar, sedang pendidikan tingginya ditempuh di Universitas Veteran (UVRI) di Makassar dengan memperoleh gelar S1 Teknik Pertambangan (1985โ1991) dan selanjutnya beliau memperoleh gelar S2 Perencanaan Pengembangan Wilayah dari Universitas Hasanuddin Makassar (2002โ2005).
Organisasi
Beliau selama kuliah pernah menjabat sebagai Sekretaris Senat Mahasiswa UVRI (1985โ1990); Ketua ILUNI UVRI Sultra (2000โ2004); dan Ketua PERHAPI Sultra (2008โ2024).
Perjalanan Karir
Beliau pernah menjabat Kepala Dinas (Kadis) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis; menjadi 'spesialis' Penjabat (Pj) Bupati hingga Sekretaris Daerah (Sekda).
Perjalanan Karir
Beliau pernah menjabat Pj Bupati Bombana pada 24 Agustus 2022 hingga 27 November 2023. Pada saat bersamaan, beliau menjabat Kepala Dinas Sosial Sulawesi Tenggara (Kadinsos Sultra).
Beliau dilantik menjadi Kadinsos setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra. Pada hari yang sama, beliau menerima perpanjangan Surat Keputusan (SK) sebagai Pj Bupati Bombana.
Beliau pernah menjabat Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra. Saat menjabat Kadis ESDM, beliau juga ditunjuk menjabat Pj Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) 6 Agustus 2015โ17 Februari 2016.
Selanjutnya, menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan Setda Sultra. Saat menjabat staf ahli, juga ditunjuk menjadi Pj Sekretaris Daerah Buton Utara (Sekda Butur) pada 2020โ2021.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bombana
Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa bahwa akhirnya buku tentang Potensi dan Peluang Investasi di Kabupaten Bombana ini dapat diterbitkan.
Buku ini dimaksudkan dan ditujukan untuk memberikan gambaran atau informasi tentang perkembangan investasi di Kabupaten Bombana, dengan memperkenalkan dan mengidentifikasikan sektor-sektor usaha yang dapat dikembangkan dan dikenal luas, sehingga dapat meningkatkan investasi di Kabupaten Bombana.
Potensi dan peluang investasi di Kabupaten Bombana dapat memberikan informasi yang komprehensif bagi calon investor yang tertarik untuk mengembangkan beragam sumber daya dan peluang investasi yang ada di Kabupaten Bombana melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bombana.
Kami telah menyiapkan sejumlah inisiatif untuk mempermudah proses investasi, mulai dari pemberian informasi, pemetaan yang mengacu tata ruang, penyampaian profil minat, penyederhanaan perizinan, dan pelaksanaan konstruksi dan operasionalisasi sesuai rencana bisnis.
Kami juga berkomitmen untuk mendorong peningkatan infrastruktur dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, para pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kami sangat yakin bahwa dengan kerja sama dan sinergi dari berbagai pihak, kita dapat menciptakan peluang investasi yang tidak hanya bermanfaat bagi para investor, tetapi juga berdampak positif terhadap pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan keberlanjutan ekonomi.
Akhir kata, kami mengajak seluruh elemen untuk menjadikan ini sebagai momentum bagi kita untuk berdiskusi, berbagi ide, dan memperkuat komitmen dalam mengembangkan potensi investasi yang ada di wilayah Kabupaten Bombana.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bombana
VISI DAN MISI
Visi Kabupaten Bombana periode 2025โ2030 yaitu:
Agenda Pembangunan Kabupaten Bombana
Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan maka dirumuskan beberapa misi yang merupakan agenda pembangunan selama periode 2025โ2030, yaitu:
Meningkatkan daya saing sektor pertanian, peternakan dan perikanan serta industri kreatif.
Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.
Meningkatkan keterhubungan desaโkota dan konektivitas antar wilayah.
Mengembangkan kearifan lokal.
Meningkatkan tata kelola pemerintahan.
GAMBARAN UMUM
DAERAH
Sejarah Singkat Kabupaten Bombana
Bombana adalah salah satu kabupaten yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Kabupaten Bombana beribu kota di Rumbia.
Kabupaten Bombana dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2003 tanggal 18 Desember 2003 yang merupakan hasil pemekaran Kabupaten Buton.
Suku Moronene dan Negeri Dewi Padi
Suku Asli Kabupaten Bombana
Bombana memiliki suku asli yang dikenal sebagai Suku Moronene yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bombana. Secara umum tersebar di Kecamatan Rarowatu, Rarowatu Utara, Rumbia, dan kecamatan sekitarnya.
Wilayah Kabupaten Bombana merupakan wilayah yang dihuni oleh Suku Moronene. Di Sulawesi Tenggara, Suku Moronene adalah salah satu kelompok etnis yang merupakan penduduk asli.
Kabupaten Bombana oleh Suku Moronene dimitoskan sebagai Negeri Dewi Padi (Dewi Sri). Konon, sang dewi pernah turun di sebuah tempat yang belakangan disebut Tau Bonto, yang saat ini lebih dikenal dengan penulisan Taubonto, ibu kota Kecamatan Rarowatu.
Dalam Bahasa Moronene, โtau bontoโ berarti tahun pembusukan, karena ketika Dewi Padi turun di tempat tersebut, produksi padi ladang melimpah ruah sehingga penduduk kewalahan memanennya. Akibatnya banyak padi tertinggal dan membusuk di ladang, padahal luasan ladang yang dibuka hanya beberapa hektar untuk setiap keluarga.
Taubonto dan Pemerintahan Mokole
Taubonto sebagai Pusat Pemerintahan
Taubonto menjadi pusat pemerintahan pada zaman kekuasaan Mokole, gelar raja di wilayah Moronene pada masa lalu. Pada masa pemerintahan swapraja Buton pasca kemerdekaan, wilayah kekuasaan Mokole berubah menjadi wilayah distrik dan selanjutnya sekarang menjadi kecamatan.
Secara sejarah, wilayah Moronene berada di daratan besar Jazirah Sulawesi Tenggara mencakup sebagian Kecamatan Watubangga di Kabupaten Kolaka sekarang. Namun yang masuk wilayah administrasi Kabupaten Buton pada waktu itu hanya Kecamatan Poleang dan Kecamatan Rumbia.
Saat itu telah berkembang menjadi empat kecamatan. Dua kecamatan tambahan sebagai hasil pemekaran adalah Poleang Timur dan Rarowatu. Kecamatan Rarowatu berpusat di Taubonto.
Pulau Kabaena dan Moronene
Pulau Kabaena juga termasuk wilayah Moronene, sebab penduduk asli pulau penghasil gula merah itu adalah Suku Moronene.
Meski demikian, Pemerintahan Mokole di Kabaena bersifat otonom, tidak ada hubungan struktural maupun hubungan afiliatif dengan kekuasaan Mokole di daratan besar, akan tetapi hubungan kekerabatan di antara Mokole dan rakyat sangat erat terutama bahasa dan budaya yang khas.
Kabaena dalam Sejarah Kesultanan Buton
Kekuasaan Mokole di Kabaena
Kekuasaan Mokole di Kabaena berada di bawah kontrol Kesultanan Buton, seperti halnya Mokole lainnya di daratan besar Jazirah Sulawesi Tenggara. Sultan Buton menempatkan petugas keraton di Kabaena yang bergelar Lakina Kabaena.
Karena itu secara struktural Kabaena lebih dekat dengan Buton, walaupun secara kultural lebih dekat dengan Bombana terkait budaya, bahasa serta ras.
Letak Geografis, Luas dan Wilayah
Luas Wilayah
Kabupaten Bombana memiliki luas daerah daratan seluas ยฑ 3.293,97 kmยฒ atau 329.397 ha, dimana daerah perairan laut diperkirakan seluas ยฑ 11.837,31 kmยฒ.
Saat ini Kabupaten Bombana terdiri dari 22 wilayah kecamatan. Kecamatan-kecamatan tersebut dibagi atas 145 wilayah yang terdiri dari 123 desa dan 22 kelurahan.
Kecamatan yang paling luas daerahnya adalah Kecamatan Lantari Jaya dengan luas 388,81 kmยฒ atau 11,80% terhadap total luas daerah Kabupaten Bombana. Sedangkan kecamatan yang paling kecil daerahnya adalah Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya dengan luas hanya 2,81 kmยฒ atau 0,09% dari total luas Kabupaten Bombana.
22 Kecamatan Kabupaten Bombana
Letak Geografis dan Batas Wilayah
Letak Geografis
Kabupaten Bombana terletak di Jazirah Tenggara Pulau Sulawesi, secara geografis terletak di bagian Selatan garis Khatulistiwa.
Wilayahnya memanjang dari Utara ke Selatan di antara 4ยฐ22โ59,4โ โ 5ยฐ28โ26,7โ Lintang Selatan, sepanjang ยฑ 180 km, dan membentang dari Barat ke Timur di antara 121ยฐ27โ46,7โ โ 122ยฐ09โ9,4โ Bujur Timur sepanjang ยฑ 154 km.
Wilayah Kepulauan
Kabupaten Bombana memiliki 25 pulau dengan pulau terbanyak berada di Kecamatan Kabaena Barat, yaitu sebanyak 7 pulau, dan Kepulauan Masaloka Raya sebanyak 5 pulau.
Dari 25 pulau tersebut, sebanyak 13 pulau berpenghuni dan satu pulau yaitu Pulau Sagori di Kecamatan Kabaena Barat merupakan pulau wisata.
Topografi dan Iklim
Topografi
Kabupaten Bombana memiliki topografi yang beragam, dari 1 meter di atas permukaan laut (m dpl) yaitu Kepulauan Masaloka Raya sampai dengan 216 m dpl di Kecamatan Poleang Barat.
Curah Hujan Tahun 2023
Banyak hari hujan secara akumulatif dalam setahun berdasarkan pencatatan Pos Hujan Kabaena, Kabaena Timur, Poleang Timur, Rarowatu dan Poleang Utara tercatat 595 hari atau rata-rata 49,58 hari per bulan.
Curah hujan tercatat sebesar 3.096,1 mm atau rata-rata 258,0 mm per bulan. Intensitas hujan paling sering terjadi pada bulan Maret dan April.
Demografi Kabupaten Bombana
Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk
Menurut hasil Sensus Penduduk Tahun 2021 dan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Tahun 2017 serta proyeksi penduduk dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, jumlah penduduk tahun 2023 adalah 163.402 jiwa yang terdiri dari 82.602 laki-laki dan 80.800 perempuan dengan rasio 102,23.
Laju pertumbuhan penduduk per tahun adalah 2,73%, dan kepadatan penduduk tercatat 49,61 jiwa/kmยฒ.
Persebaran Penduduk
Pada tahun 2023 persebaran penduduk Kabupaten Bombana hampir merata, dengan persebaran tertinggi di Kecamatan Poleang sebesar 9,12%; Poleang Barat 8,06%; Rumbia 7,59%; dan Poleang Utara 7,24%.
Kecamatan yang paling padat penduduknya adalah Kepulauan Masaloka Raya dengan 957,04 jiwa/kmยฒ, sedangkan kecamatan yang paling jarang penduduknya adalah Kecamatan Mata Usu dengan 5,71 jiwa/kmยฒ.
Tenaga Kerja
Penduduk Usia Kerja
Penduduk usia 10 tahun ke atas bila ditinjau dari segi ketenagakerjaan merupakan penduduk usia kerja, yakni sebanyak 134.466 jiwa, terdiri dari 67.691 laki-laki dan 66.775 perempuan.
Dari usia kerja tersebut terdapat Angkatan Kerja sebanyak 77.015 jiwa dan Bukan Angkatan Kerja sebanyak 36.657 jiwa.
Dari Angkatan Kerja tersebut yang bekerja sebanyak 76.124 jiwa atau 98,84%, sedangkan pengangguran terbuka sebanyak 891 jiwa atau sebesar 1,16%.
Dari 36.657 jiwa yang bukan merupakan angkatan kerja, terdiri dari mereka yang bersekolah sebanyak 6.469 jiwa atau 17,65%; mengurus rumah tangga sebanyak 25.717 jiwa atau 70,15%; serta kegiatan lainnya sebanyak 4.471 jiwa atau 12,2%.
Struktur Ekonomi Kabupaten Bombana
POTENSI DAN
PELUANG INVESTASI
Pertanian Tanaman Pangan
Pada tahun 2024 luas panen padi sawah mencapai 16.014 ha dengan hasil padi mencapai 78.880 ton dan produksi beras mencapai 45.299 ton.
Luas lahan bukan sawah tetapi untuk kegiatan pertanian mencapai 13.291 ha, sedangkan yang bukan untuk kegiatan pertanian adalah 46.266,7 ha.
Luas lahan panen tanaman palawija tercatat: jagung 831,6 ha; kedelai 5 ha; kacang tanah 36,9 ha; kacang hijau 25 ha; ubi kayu 121,5 ha; dan ubi jalar 55,8 ha.
Hortikultura
| No. | Jenis Tanaman | Luas Panen | Produksi (Ku.) |
|---|---|---|---|
| 1 | Bawang Daun | 45 | 875 |
| 2 | Bawang Merah | 30 | 1.687 |
| 3 | Bayam | 166 | 647 |
| 4 | Buncis | 31 | 91 |
| 5 | Cabai Rawit | 169 | 2.376 |
| 6 | Kacang Panjang | 139 | 668 |
| 7 | Kangkung | 223 | 944 |
| 8 | Kembang Kol | - | - |
| 9 | Ketimun | 52 | 553 |
| 10 | Kubis | 2 | 22 |
| 11 | Labu Siyem | 13 | 72 |
| 12 | Melon | 6 | 15 |
| 13 | Petsai | 31 | 88 |
| 14 | Semangka | 40 | 122 |
| 15 | Terung | 150 | 1.776 |
| 16 | Tomat | 194 | 2.318 |
| 17 | Cabai Besar | 97 | 1.647 |
| 18 | Cabai Keriting | 77 | 1.467 |
Produksi Tanaman Obat
| Tanaman | Luas Panen (mยฒ) | Produksi (kg) |
|---|---|---|
| Jahe | 2.243 | 5.690 |
| Kapulaga | - | - |
| Keji Beling | - | - |
| Kencur | 40 | 115 |
| Kunyit | 1.355 | 2.481 |
| Lengkuas | 1.736 | 4.211 |
| Lempuyang | 15 | 10 |
| Lidah Buaya | - | - |
| Mahkota Dewa | - | - |
| Mengkudu | 15 | 48 |
| Sambiloto | - | - |
| Temuireng | - | - |
| Temukunci | - | - |
| Temulawak | 3 | 12 |
| Jeruk Nipis | 157 | 1.490 |
| Serai | 2.940 | 19.455 |
Produksi Buah Tahun 2024
| No. | Jenis Buah | Produksi (ku.) |
|---|---|---|
| 1 | Alpukat | 209 |
| 2 | Belimbing | 553 |
| 3 | Duku/Langsat | 100 |
| 4 | Durian | 215 |
| 5 | Jambu Air | 626 |
| 6 | Jambu Biji | 286,50 |
| 7 | Jengkol | - |
| 8 | Jeruk Besar | 787 |
| 9 | Jeruk Siam | 554,50 |
| 10 | Mangga | 4.031 |
| 11 | Manggis | - |
| 12 | Melinjo | 13 |
| 13 | Nangka | 867 |
| 14 | Cempedak | 867 |
| 15 | Nanas | 867 |
| 16 | Pepaya | 3.000 |
| 17 | Petai | 79 |
| 18 | Pisang | 18.197,05 |
| 19 | Rambutan | 1.008 |
| 20 | Salak | 181 |
| 21 | Sawo | 29 |
| 22 | Sirsak | 204 |
| 23 | Sukun | 443 |
| 24 | Buah Naga | 846 |
| 25 | Jeruk Lemon | 111 |
| 26 | Lengkeng | 3 |
Perkebunan Rakyat Tahun 2024
| No. | Komoditas | Luas (Ha) | Produksi (Ton) |
|---|---|---|---|
| 1 | Kelapa | 13.745,7 | 10.424 |
| 2 | Kelapa Sawit | 1.184,6 | 110,8 |
| 3 | Kopi | 1.168,4 | 575,6 |
| 4 | Kakao | 8.719,3 | 2.765 |
| 5 | Jambu Mete | 15.180,7 | 6.193 |
| 6 | Pala | 57 | 3,6 |
| 7 | Lada | 333,1 | 75,6 |
| 8 | Cengkeh | 573,8 | 181,3 |
Populasi Ternak Tahun 2024
| No. | Jenis Ternak | Populasi |
|---|---|---|
| 1 | Sapi | 48.709 ekor |
| 2 | Kerbau | 937 ekor |
| 3 | Kuda | 440 ekor |
| 4 | Kambing | 3.153 ekor |
| 5 | Babi | 1.588 ekor |
| 6 | Ayam Kampung | 761.060 ekor |
| 7 | Ayam Petelur | 37.976 ekor |
| 8 | Ayam Pedaging | 13.500 ekor |
| 9 | Itik | 2.395 ekor |
Potensi Perikanan Kabupaten Bombana
Produksi Perikanan Tangkap tahun 2023 sebanyak 28.557,23 ton. Produksi terbesar berasal dari Kecamatan Poleang Tenggara sebesar 24,70%, Kecamatan Poleang 17,85% dan Kecamatan Poleang Timur 10,63%.
11 Potensi Investasi Sektor Perikanan
Bandeng
Budidaya bandeng konsumsi telah lama dilakukan. Produksi bandeng mencapai lebih dari 1.784.000 kg setiap tahun.
Udang Vaname
Udang vaname merupakan komoditas unggulan dengan produksi bernilai ekonomi mencapai lebih dari 2.775.000 kg setiap tahun.
Rumput Laut
Jenis Eucheuma sp telah dibudidayakan secara intensif. Masa panen relatif singkat yaitu sekitar 45 hari.
Daging Kepiting Rajungan
Terdapat tujuh Unit Pengolahan Ikan kategori miniplant untuk pengupasan daging rajungan.
Pengolahan Chips Rumput Laut
Pabrik memiliki kapasitas produksi sekitar 10 ton per hari dan telah menghasilkan ยฑ70 ton chips rumput laut olahan.
Pengolahan Terasi Udang
Udang rebon tersedia relatif melimpah selama sekitar 10 bulan dalam setahun dan memiliki peluang nilai tambah melalui pengolahan terasi.
Bibit Kultur Jaringan Rumput Laut
Bibit unggul F1 yang dihasilkan Laboratorium Kultur Jaringan berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan investasi.
Penangkapan Ikan Kembung
Ikan kembung termasuk produk tangkap dengan produksi tinggi dan musim penangkapan hampir sepanjang tahun.
Penangkapan Ikan Tenggiri
Tenggiri merupakan komoditas hasil tangkap yang banyak dipasarkan keluar Kabupaten Bombana dan termasuk komoditas ekspor.
Penangkapan Ikan Tongkol
Dipasarkan di pasar lokal maupun luar Kabupaten Bombana dan termasuk salah satu komoditas ekspor sektor perikanan.
Penangkapan Ikan Teri
Produk dipasarkan di pasar lokal maupun luar daerah dan umumnya dipasarkan dalam bentuk ikan teri kering.
Industri Kecil dan Rumah Tangga
| Jenis Industri | Perusahaan | Tenaga Kerja | Nilai Investasi (Rp x 000) |
|---|---|---|---|
| Makanan | 1.060 | 2.284 | 10.659.750 |
| Minuman | 43 | 103 | 3.321.000 |
| Tembakau | 2 | 7 | 32.000 |
| Pertukangan/Meubeler | 318 | 781 | 4.865.700 |
| Batu Merah/Batako | 149 | 518 | 1.623.300 |
| Fotokopi & Percetakan | 21 | 49 | 699.000 |
| Arang Tempurung Kelapa | 5 | 20 | 122.000 |
| Barang Cetakan Tanah Liat | 1 | 1 | 3.000 |
| Jasa Perbengkelan | 416 | 882 | 7.067.100 |
| Pandai Besi/Etalase/Aluminium | 25 | 67 | 629.000 |
| Sandang/Penjahit | 165 | 272 | 1.204.500 |
| Kerajinan | 25 | 45 | 82.950 |
| Tekstil | 7 | 7 | 7.000 |
| Pengolahan Minyak Nilam | 131 | 273 | 994.000 |
| Kosmetika | 1 | 1 | 1.000 |
Listrik dan Air Bersih
Potensi Pertambangan Kabupaten Bombana
Kabupaten Bombana memiliki potensi pertambangan mineral logam maupun batuan antara lain nikel, emas, kromit, pasir kuarsa/silika, pasir, batu gamping, batu koral, tanah jarang dan komoditas lainnya.
Daftar IUP Kabupaten Bombana
| No. | Perusahaan | Lokasi | Komoditas |
|---|---|---|---|
| 1 | PT. Panca Logam Makmur | Rarowatu Utara | Emas |
| 2 | PT. Anugrah Alam Buana Indonesia | Rarowatu Utara | Emas |
| 3 | PT. Rohul Energi Indonesia | Kabaena Timur | Nikel |
| 4 | PT. Agrabudi Baramulia Mandiri | Kabaena | Nikel |
| 5 | PT. Tonia Mitra Sejahtera | Kabaena Tengah & Kabaena Timur | Nikel |
| 6 | PT. Narayana Lambale Selaras | Kabaena Timur | Nikel |
| 7 | PT. Anugrah Harisma Barakah | Kabaena Selatan | Nikel |
| 8 | PT. Tekonindo | Kabaena Barat | Nikel |
| 9 | PT. Bakti Bumi Sulawesi | Kabaena, Kabaena Tengah & Kabaena Selatan | Nikel |
| 10 | PT. Tambang Bumi Sulawesi | Kabaena Selatan | Nikel |
| 11 | PT. Margo Karya Mandiri | Kabaena & Kabaena Selatan | Nikel |
| 12 | PT. Almharig | Kabaena & Kabaena Selatan | Nikel |
| 13 | PT. Timah Investasi Mineral | Kabaena | Nikel |
| 14 | PT. Trias Jaya Agung | Kabaena | Nikel |
| 15 | PT. Manyoi Mandiri | Kabaena | Nikel |
| 16 | PT. Lubuk Jaya | Kabaena Tengah | Nikel |
| 17 | PT. Kasmar Poleang Raya | Poleang Selatan | Pasir Kuarsa/Silika |
| 18 | PT. Anugerah Mahakam Sulawesi | Poleang Timur & Poleang Selatan | Pasir Kuarsa/Silika |
| 19 | PT. Aneka Sukses Tambang | Poleang Selatan, Tengah & Utara | Pasir Kuarsa/Silika |
| 20 | PT. Marakti Mineral Resources | Poleang Utara | Pasir Kuarsa/Silika |
| 21 | PT. Hill Bombana Silika | Poleang Utara | Pasir Kuarsa/Silika |
| 22 | PT. Bukit Silika Bombana | Poleang Selatan | Pasir Kuarsa/Silika |
| 23 | PT. Pacifik Bombana Raya | Poleang & Poleang Tengah | Pasir Kuarsa/Silika |
| 24 | PT. Bukit Nikel Mineral | Poleang | Pasir Kuarsa/Silika |
| 25 | PT. Sinar Energi Persada Kendari | Poleang & Poleang Tengah | Pasir Kuarsa/Silika |
| 26 | PT. Arsyndo Bumi Sejahtera | Poleang | Pasir Kuarsa/Silika |
| 27 | PT. Bombana Sejahtera Abadi | Poleang | Pasir Kuarsa/Silika |
| 28 | PT. Catur Bintang Sejahtera | Poleang | Pasir Kuarsa/Silika |
| 29 | PT. Alexander Inti Bumi | Poleang | Pasir Kuarsa/Silika |
| 30 | PT. Tiar Silica Indonesia | Poleang Barat | Pasir Kuarsa/Silika |
| 31 | PT. Silika Berkah Bombana | Poleang Barat | Pasir Kuarsa/Silika |
| 32 | PT. Anugerah Internasional Industri | Poleang Barat | Pasir Kuarsa/Silika |
| 33 | PT. Bombana Silika Raya | Poleang Selatan & Poleang Timur | Pasir Kuarsa/Silika |
| 34 | CV. Bombana Maju Makmur | Rarowatu Utara | Batu Gamping |
Perdagangan Antar Pulau
Komoditas potensial yang diperdagangkan antar pulau antara lain hasil pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan.
Hotel, Penginapan dan Rumah Makan
Infrastruktur Pendukung Pariwisata
| Kecamatan | Hotel/Penginapan | Kamar | Tempat Tidur | Pengunjung |
|---|---|---|---|---|
| Rumbia Tengah | 7 | 55 | 62 | 275 |
| Rumbia | 15 | 128 | 143 | 636 |
| Poleang | 8 | 24 | 24 | 64 |
| Poleang Selatan | 1 | 4 | 4 | 8 |
| Poleang Timur | 3 | 27 | 27 | 115 |
| Poleang Tengah | 1 | 7 | 7 | 20 |
| Kabaena Barat | 7 | 55 | 55 | 354 |
| Kabaena Timur | 2 | 20 | 20 | 25 |
| Lantari Jaya | 1 | 3 | 3 | 30 |
| Rarowatu Utara | 1 | 24 | 29 | 30 |
| Jumlah | 41 | 347 | 374 | 1.567 |
DESTINASI
PARIWISATA
Jelajahi Pesona Kabupaten Bombana
Klik setiap destinasi untuk melihat informasi, foto dan video destinasi secara lebih lengkap.
01
Desa Wisata Tangkeno
Kabaena Tengah โข Negeri di Awan
โ
Desa Wisata Tangkeno
Kabaena Tengah โข Negeri di Awan
Desa Wisata Tangkeno
Rasanya tidak lengkap mengunjungi Bombana jika tidak mengunjungi destinasi satu ini. Ada banyak hal yang bisa dieksplor dan pastinya akan membuat liburan wisatawan memuaskan.
Desa wisata ini memiliki wisata budaya yang sangat menarik untuk ditelisik lebih dalam. Pemandangan dan kekayaan alam yang dimiliki juga sanggup membuat wisatawan terpana sekaligus terpesona.
Berada di ketinggian 700 m dpl membuat desa ini mendapat julukan Negeri di Awan. Di Desa Tangkeno pengunjung dapat menemukan benteng-benteng tua yang tersebar dan menjadi peninggalan menarik.
Pantai bersih lengkap dengan pasir putihnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Kekayaan tersebut menjadikan Tangkeno sebagai salah satu ikon wisata Kabupaten Bombana.
02
Goa Batu Buri
Enano โข Kabaena Tengah
โ
Goa Batu Buri
Enano โข Kabaena Tengah
Goa Batu Buri
Goa Batu Buri sangat cocok untuk pengunjung yang mencari tempat berlibur yang penuh dengan keunikan.
Di tempat ini pengunjung bisa melihat bebatuan indah berupa stalagmit dan stalaktit. Goa ini juga memiliki lukisan goa yang diperkirakan berasal dari zaman prasejarah.
Banyak pula yang mengatakan bahwa goa ini merupakan tempat Ratu Indaulu tinggal sebelum akhirnya sang ratu membangun istananya.
03
Pulau Motaha
Kabaena Barat โข Wisata Bahari
โ
Pulau Motaha
Kabaena Barat โข Wisata Bahari
Pulau Motaha
Pulau Motaha menyajikan pemandangan yang mengagumkan dengan kondisi alam yang masih terjaga keasriannya.
Di tengah Pulau Motaha terdapat sebuah danau yang dikenal sebagai Danau Penyu. Danau berukuran kecil tersebut dikelilingi batu karang dan menghadirkan suasana yang asri dan tenang.
Pengunjung juga dapat melihat beberapa penyu yang tinggal di kawasan danau. Pepohonan rindang di sekelilingnya menjadikan suasana semakin nyaman.
04
Bukit Teletubies Tinabite
Waemputang โข Poleang Selatan
โ
Bukit Teletubies Tinabite
Waemputang โข Poleang Selatan
Bukit Teletubies Tinabite
Perbukitan hijau yang luas menjadi daya tarik utama destinasi ini. Gundukan-gundukan bukit yang menyerupai lanskap dalam serial anak-anak membuatnya dikenal sebagai Bukit Teletubies.
Hamparan sabana yang luas menghadirkan panorama yang indah dan menjadi tempat favorit untuk berburu foto.
Perjalanan menuju puncak membutuhkan perjuangan, namun panorama yang terlihat dari atas bukit menjadi hadiah yang sepadan.
05
Air Terjun Eโemeroro
Ulungkura โข Kabaena Tengah
โ
Air Terjun Eโemeroro
Ulungkura โข Kabaena Tengah
Air Terjun Eโemeroro
Selain memiliki kekayaan bahari, Kabupaten Bombana juga mempunyai wisata alam berupa Air Terjun Eโemeroro.
Air terjun ini berada di tengah hutan sehingga menghadirkan udara yang sejuk. Meskipun berada di kawasan hutan, akses jalan menuju tempat ini disebut relatif mudah.
Pengunjung yang ingin berenang perlu tetap berhati-hati karena aliran sungainya cukup deras.
06
Pulau Sagori
Sikeli โข Kabaena Barat
โ
Pulau Sagori
Sikeli โข Kabaena Barat
Pulau Sagori
Pulau Sagori sangat cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati pantai biru dengan suasana yang tenang.
Garis pantainya yang panjang dan melengkung menjadi keunikan tersendiri. Pengunjung juga dapat menemukan batu karang dengan bentuk menyerupai cincin.
Berburu foto menjadi salah satu aktivitas menarik selain menikmati suasana pantainya yang eksotis.
07
Hutan Bakau Pulau Kabaena
Wisata Alam & Mangrove
โ
Hutan Bakau Pulau Kabaena
Wisata Alam & Mangrove
Hutan Bakau Pulau Kabaena
Bagi pengunjung yang menyukai kegiatan berpetualang dan berdekatan dengan alam, kawasan hutan bakau ini dapat menjadi pilihan wisata.
Selain bersantai di kawasan bakau yang luas, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam. Salah satu atraksi yang dinantikan adalah menikmati matahari tenggelam dengan hembusan angin yang tenang.
08
Wisata Air Panas
Rau-Rau โข Rarowatu
โ
Wisata Air Panas
Rau-Rau โข Rarowatu
Wisata Air Panas
Setelah melakukan perjalanan panjang mengeksplor keindahan Kabupaten Bombana, wisata air panas menjadi salah satu tempat untuk beristirahat dan bersantai.
Berendam di air panas Desa Tahi Ite dapat memberikan pengalaman relaksasi dengan panorama sekitar yang mempesona.
Fasilitas yang tersedia disebut belum terlalu lengkap, tetapi keindahan lingkungan sekitar menjadi daya tarik destinasi ini.
09
Pulau Mutiara
Kepulauan Masaloka Raya
โ
Pulau Mutiara
Kepulauan Masaloka Raya
Pulau Mutiara
Selain Pulau Motaha, pengunjung juga dapat mendatangi Pulau Mutiara yang memiliki pemandangan alam menarik.
Perjalanan menuju pulau ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit menggunakan speedboat. Fasilitas yang tersedia antara lain toilet dan gazebo.
Sepanjang garis pantai terdapat hamparan pasir putih yang luas, sementara beberapa pulau kecil di sekitarnya sering dijadikan lokasi memancing karena kondisi ombaknya relatif tenang.
10
Pulau Kondo
Ranokomea โข Poleang Barat
โ
Pulau Kondo
Ranokomea โข Poleang Barat
Pulau Kondo
Pulau Kondo menjadi salah satu pulau yang layak dikunjungi ketika berada di Kabupaten Bombana.
Karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota, kondisi alam pulau ini disebut masih terjaga. Hamparan pasir putih yang luas dan air laut jernih menjadi daya tarik utamanya.
Pemandangan bawah lautnya juga dapat dinikmati melalui aktivitas menyelam.
Peta Kabupaten Bombana
Klik nomor pada wilayah kecamatan untuk melihat gambar potensi masing-masing wilayah.