TPL_PIDII_SKIP_TO_CONTENT
Selamat datang di PIDII β€” Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
PIDII NATIONAL PORTAL

Jelajahi Potensi Indonesia

Satu Peta, Semua Informasi, Seluruh Peluang

β™œ
38ProvinsiSeluruh Indonesia
πŸ—Ί
514Kabupaten/KotaSeluruh Indonesia
β—‡
25+Kategori DataPotensi & Sektor
β†—
1000+Data TerhubungSumber Terintegrasi
Profil Daerah Indonesia

Provinsi Aceh

Provinsi di ujung barat Indonesia dengan kekuatan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, energi, perdagangan, industri halal, pariwisata alam dan budaya, serta posisi strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

πŸ—ΊοΈ 56.758,41 kmΒ² Luas wilayah daratan
🏞️ 18 Kabupaten Wilayah kabupaten
πŸ™οΈ 5 Kota Wilayah kota
πŸ›οΈ Banda Aceh Ibu kota provinsi
Mengenal Aceh

πŸ“ Gambaran Umum

Aceh terletak di ujung utara Pulau Sumatra dan menjadi salah satu pintu gerbang Indonesia menuju kawasan Asia Selatan, Timur Tengah, dan Selat Malaka.

Provinsi Aceh memiliki karakter wilayah yang beragam, meliputi kawasan pesisir Samudra Hindia dan Selat Malaka, pegunungan Bukit Barisan, dataran pertanian, kawasan perkebunan, hutan tropis, pulau-pulau kecil, serta pusat perdagangan dan jasa perkotaan.

Aceh memiliki kekhususan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan syariat Islam. Struktur masyarakatnya berbasis gampong, mukim, nilai adat, budaya Islam, serta kelembagaan lokal yang menjadi bagian penting dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Perekonomian Aceh ditopang sektor pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan, perdagangan, pertambangan, energi, konstruksi, jasa, industri pengolahan, pariwisata, serta UMKM.

Karakter Geografis

🧭 Posisi dan Karakter Wilayah

🚒

Pesisir Timur

Berhadapan dengan Selat Malaka dan memiliki potensi pelabuhan, perdagangan, industri, migas, perkebunan, perikanan, tambak, serta logistik regional.

πŸ”οΈ

Kawasan Tengah

Didominasi dataran tinggi dan pegunungan dengan potensi kopi, hortikultura, peternakan, kehutanan, energi, konservasi, dan wisata alam.

🌊

Pesisir Barat dan Selatan

Memiliki potensi perikanan tangkap, perkebunan, pertanian, wisata bahari, pulau-pulau kecil, energi, dan ekonomi pesisir.

Pembagian Administratif

🏒 Daftar Kabupaten

Provinsi Aceh terdiri atas 18 kabupaten dengan karakter, sumber daya, dan potensi ekonomi yang beragam.

01

Kabupaten Aceh Selatan

Perikanan, pala, pertanian, perkebunan, pariwisata pantai, energi, dan industri pengolahan.

02

Kabupaten Aceh Tenggara

Pertanian, hortikultura, peternakan, pariwisata Leuser, budaya Alas, dan ekonomi perdesaan.

03

Kabupaten Aceh Timur

Perkebunan, migas, pertanian, perikanan, industri pengolahan, energi, dan perdagangan.

04

Kabupaten Aceh Tengah

Kopi Arabika Gayo, hortikultura, Danau Laut Tawar, peternakan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

05

Kabupaten Aceh Barat

Pertanian, perkebunan, perikanan, industri, pertambangan, perdagangan, dan pariwisata pesisir.

06

Kabupaten Aceh Besar

Pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, kawasan industri, energi, dan penyangga Banda Aceh.

07

Kabupaten Pidie

Pertanian pangan, perikanan, perkebunan, peternakan, perdagangan, dan industri kecil.

08

Kabupaten Aceh Utara

Migas, industri, pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, dan kawasan ekonomi.

09

Kabupaten Simeulue

Perikanan, kelautan, pariwisata pulau, perkebunan, peternakan, surfing, dan ekonomi pesisir.

10

Kabupaten Bireuen

Pertanian, peternakan, perdagangan, perikanan, pendidikan, industri pangan, dan UMKM.

11

Kabupaten Aceh Singkil

Perkebunan kelapa sawit, perikanan, pariwisata Kepulauan Banyak, industri pengolahan, dan perdagangan.

12

Kabupaten Aceh Barat Daya

Pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, industri pengolahan, perdagangan, dan pariwisata.

13

Kabupaten Gayo Lues

Kopi, serai wangi, pertanian, peternakan, kehutanan, Taman Nasional Gunung Leuser, dan budaya.

14

Kabupaten Aceh Tamiang

Perkebunan, pertanian, migas, perikanan, industri pengolahan, perdagangan, dan logistik.

15

Kabupaten Nagan Raya

Perkebunan, pertanian, energi, pertambangan, perikanan, industri pengolahan, dan logistik.

16

Kabupaten Aceh Jaya

Perikanan, perkebunan, pertanian, pariwisata pantai, konservasi, pulau-pulau kecil, dan energi.

17

Kabupaten Bener Meriah

Kopi Arabika Gayo, hortikultura, pertanian, peternakan, pariwisata pegunungan, dan agroindustri.

18

Kabupaten Pidie Jaya

Pertanian pangan, perikanan, perkebunan, peternakan, perdagangan, UMKM, dan industri pengolahan.

Kawasan Perkotaan

πŸ™οΈ Daftar Kota

01

Kota Banda Aceh

Pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, wisata sejarah, budaya Islam, kuliner, dan MICE.

02

Kota Sabang

Pariwisata bahari, pelabuhan bebas, perdagangan, perikanan, konservasi, dan ekonomi kreatif.

03

Kota Langsa

Perdagangan, jasa, pendidikan, industri, perikanan, mangrove, logistik, dan wisata kota.

04

Kota Lhokseumawe

Industri, energi, perdagangan, pelabuhan, jasa, pendidikan, logistik, dan kawasan ekonomi khusus.

05

Kota Subulussalam

Perkebunan, perdagangan, industri pengolahan, pertanian, logistik, jasa, dan ekonomi perbatasan.

Sektor Unggulan

πŸ’Ό Potensi Ekonomi Aceh

Aceh memiliki kekuatan pada sumber daya alam, agroindustri, energi, kelautan, perdagangan, industri halal, serta pariwisata.

β˜•

Kopi dan Perkebunan

Kopi Arabika Gayo, kelapa sawit, karet, kakao, kelapa, pala, nilam, serai wangi, dan komoditas perkebunan lainnya.

Komoditas Ekspor
🌾

Pertanian dan Pangan

Padi, jagung, kedelai, hortikultura, buah-buahan, peternakan, serta industri pengolahan pangan.

Ketahanan Pangan
🐟

Kelautan dan Perikanan

Perikanan tangkap, budidaya, tambak, pengolahan hasil laut, pelabuhan ikan, cold storage, dan wisata bahari.

Ekonomi Maritim
β›½

Energi dan Migas

Minyak dan gas bumi, panas bumi, tenaga air, tenaga surya, biomassa, dan infrastruktur energi.

Sektor Strategis
🏭

Industri Pengolahan

Pengolahan kopi, kelapa sawit, hasil perikanan, pangan, produk perkebunan, pupuk, energi, dan bahan baku lokal.

Hilirisasi
β˜ͺ️

Industri Halal

Makanan halal, kosmetik, farmasi, fesyen muslim, wisata ramah muslim, keuangan syariah, dan sertifikasi produk.

Identitas Daerah
πŸ–οΈ

Pariwisata

Wisata bahari, sejarah, religi, budaya, pegunungan, pulau, hutan tropis, surfing, dan ekowisata.

Destinasi Unggulan
🚒

Perdagangan dan Logistik

Pelabuhan, jalur Selat Malaka, perdagangan antarpulau, pergudangan, distribusi, ekspor, dan jasa transportasi.

Posisi Strategis
πŸ›οΈ

UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kuliner, kopi, kerajinan, tenun, bordir, fesyen, produk halal, seni, musik, dan konten digital.

Ekonomi Masyarakat
Konektivitas Wilayah

πŸš† Infrastruktur Strategis

✈️

Bandara

Bandara Sultan Iskandar Muda, Malikussaleh, Rembele, Cut Nyak Dhien, Lasikin, serta bandara regional lainnya.

βš“

Pelabuhan

Pelabuhan Krueng Geukueh, Malahayati, Ulee Lheue, Balohan, Calang, Meulaboh, Singkil, dan pelabuhan perikanan.

πŸ›£οΈ

Jalan Nasional

Koridor timur, barat-selatan, dan tengah menghubungkan pusat pemerintahan, perdagangan, industri, pertanian, dan pariwisata.

πŸš—

Jalan Tol

Pengembangan Jalan Tol Trans-Sumatra memperkuat hubungan Aceh dengan Sumatra Utara dan koridor ekonomi nasional.

πŸ—οΈ

Kawasan Ekonomi

KEK Arun Lhokseumawe dan kawasan industri menjadi basis pengembangan energi, manufaktur, logistik, dan hilirisasi.

πŸ“‘

Infrastruktur Digital

Telekomunikasi, internet, pelayanan pemerintahan digital, perdagangan elektronik, dan digitalisasi UMKM terus dikembangkan.

🌿 Aceh sebagai Gerbang Barat Indonesia

Pengembangan Aceh diarahkan pada hilirisasi sumber daya, ketahanan pangan, ekonomi maritim, energi terbarukan, industri halal, pariwisata berkelanjutan, serta penguatan konektivitas regional.

βœ“ Hilirisasi komoditas
βœ“ Industri halal
βœ“ Ekonomi maritim
βœ“ Energi berkelanjutan
βœ“ Pariwisata berkualitas
βœ“ Konektivitas internasional
Daya Tarik Daerah

🏞️ Pariwisata Unggulan

Kategori Destinasi dan Potensi Peluang Pengembangan
Wisata Bahari Pulau Weh, Iboih, Rubiah, Kepulauan Banyak, Simeulue, Ulee Lheue, serta pesisir barat dan selatan. Resor, marina, wisata selam, snorkeling, surfing, konservasi, kapal wisata, dan ekonomi kreatif pesisir.
Wisata Alam Taman Nasional Gunung Leuser, Danau Laut Tawar, dataran tinggi Gayo, air terjun, hutan, dan pegunungan. Ekowisata, glamping, wisata petualangan, pengamatan satwa, agrowisata, dan wisata penelitian.
Wisata Sejarah Museum Tsunami Aceh, Kapal PLTD Apung, situs kerajaan, benteng, makam pahlawan, dan jejak Kesultanan Aceh. Museum interaktif, tur sejarah, revitalisasi kawasan, pusat informasi, dan digital heritage.
Wisata Religi Masjid Raya Baiturrahman, masjid bersejarah, dayah, makam ulama, dan berbagai pusat pendidikan Islam. Wisata ramah muslim, pusat kajian Islam, akomodasi halal, kuliner halal, dan wisata edukasi.
Wisata Budaya Tari Saman, budaya Gayo, Aceh, Alas, Aneuk Jamee, Simeulue, Singkil, dan tradisi pesisir. Festival budaya, pusat seni, desa wisata, museum, kerajinan, kuliner, dan pertunjukan.
Investasi Strategis

πŸ’° Peluang Investasi

Potensi investasi Aceh berorientasi pada hilirisasi, agroindustri, energi, ekonomi maritim, industri halal, pariwisata, dan logistik.

β˜• Pengolahan Kopi Gayo

Pengolahan kopi premium, roasting, produk siap minum, pusat logistik, ekspor, wisata kopi, dan pengembangan merek.

🌴 Industri Perkebunan

Hilirisasi kelapa sawit, karet, kakao, kelapa, pala, nilam, serai wangi, serta produk turunan bernilai tambah.

🐟 Industri Perikanan

Cold storage, pabrik es, pengolahan ikan, budidaya, pelabuhan perikanan, pengemasan, dan ekspor hasil laut.

⚑ Energi Terbarukan

Panas bumi, tenaga air, tenaga surya, biomassa, pembangkit energi bersih, dan infrastruktur kelistrikan.

πŸ–οΈ Pariwisata

Hotel, resor, marina, desa wisata, glamping, wisata selam, surfing, wisata sejarah, dan wisata halal.

🚒 Pelabuhan dan Logistik

Pergudangan, pusat distribusi, terminal barang, jasa ekspor, kawasan logistik, dan konektivitas Selat Malaka.

Rekomendasi Strategis

🎯 Arah Pengembangan Daerah

🏭

Hilirisasi Komoditas

Meningkatkan pengolahan kopi, sawit, karet, kakao, hasil perikanan, pangan, dan komoditas unggulan lainnya.

🐟

Ekonomi Maritim

Memperkuat pelabuhan, perikanan, budidaya, industri hasil laut, logistik, dan wisata bahari.

β˜ͺ️

Industri Halal

Mengembangkan produk halal, keuangan syariah, pariwisata ramah muslim, fesyen, farmasi, kosmetik, dan kuliner.

🌿

Ekonomi Hijau

Melindungi hutan, mengembangkan energi bersih, pengelolaan limbah, konservasi laut, dan ketahanan iklim.

🚒

Konektivitas Regional

Mengintegrasikan jalan, pelabuhan, bandara, kawasan industri, pusat produksi, dan jalur perdagangan internasional.

πŸŽ“

Sumber Daya Manusia

Memperkuat pendidikan vokasi, keterampilan industri, pertanian modern, kelautan, pariwisata, dan teknologi digital.

πŸ“ž Informasi Pemerintah Daerah

Pemerintah Aceh

Kantor Gubernur Aceh, Jalan T. Nyak Arief Nomor 219, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Portal resmi: acehprov.go.id

Sumber utama: Pemerintah Aceh, BPS Provinsi Aceh, DPMPTSP Aceh, Invest Aceh, dan dokumen resmi perencanaan serta investasi daerah.

Referensi portal:
acehprov.go.id
aceh.bps.go.id
investaceh.id

Data statistik, kebijakan, potensi, dan proyek investasi perlu diperbarui secara berkala mengikuti publikasi resmi terbaru.