TPL_PIDII_SKIP_TO_CONTENT
PIDII NATIONAL PORTAL

Jelajahi Potensi Indonesia

Satu Peta, Semua Informasi, Seluruh Peluang

β™œ
38ProvinsiSeluruh Indonesia
πŸ—Ί
514Kabupaten/KotaSeluruh Indonesia
β—‡
25+Kategori DataPotensi & Sektor
β†—
1000+Data TerhubungSumber Terintegrasi
Komunitas Kaliorang Cinta Alam (Karca) Kutim memandu para wisatawan saat berlibur di puncak karst batu putih, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur. (Antara/Muhammad Hafif Nikolas)
Komunitas Kaliorang Cinta Alam (Karca) Kutim memandu para wisatawan saat berlibur di puncak karst batu putih, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur. (Antara/Muhammad Hafif Nikolas)

Puncak karst batu putih di Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur menjadi salah satu obyek wisata yang mampu menghidupkan industri pariwisata di Kutai Timur, termasuk membuka kesempatan kerja bagi para pemandu yang bergabung dalam Kaliorang Cinta Alam (Karca).

β€œTiap minggunya kami mendapat lebih Rp500 ribu sebagai pemandu wisatawan yang mau camping atau berlibur di puncak karst batu putih,” ucap Ketua Karca Kutim, Samsul Bahri, di Sangatta, Minggu (13/9).

Puncak karst Batu Putih yang memiliki tinggi 720 meter di atas permukaan laut (mdpl), jadi tujuan berbagai kalangan untuk menikmati alam dan atap negeri di Kabupaten Kutai Timur.Dia mengatakan dengan banyaknya wisatawan yang datang ke kawasan karst Batu Putih, menjadi potensi yang dapat memberikan manfaat ekonomi terhadap masyarakat lokal.

Potensi tersebut perlu diarahkan pada kegiatan yang mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat tanpa menghilangkan fungsi dan karakter alami kawasan karst seperti yang ada di gunung-gunung Pulau Jawa.

β€œPotensinya bisa memberikan keuntungan seperti yang kami lakukan. Kami juga ingin kawasan pendakian ini menjadi tertata lebih baik seperti tempat pendakian pada umumnya,” ujarnya.

Ia menilai pengembangan kawasan karst membutuhkan konsep yang lebih jelas sebagai tempat wisata. Hingga saat ini, pemerintahan setempat belum ada melirik objek wisata tersebut sebagai destinasi wisata.

Samsul mengatakan komunitas Karca Kutim mengelola dan mencari keuntungan secara pribadi tanpa bantuan pemerintah maupun lainnya. Keuntungan yang didapatkan komunitas-nya didapatkan ketika ada wisatawan yang membutuhkan jasa sebagai pemandu.

β€œJadi kalau tidak ada yang menghubungi kami, tidak ada pemasukan untuk teman-teman. Karena belum ada konsep resmi untuk pendakian itu,” katanya.

Dia menyampaikan jika ada yang ingin berlibur ke puncak karst batu putih Kaliorang, pengunjung dapat menghubungi instagram Karca Kutim untuk mendapatkan jasa pemandu wisata.

Pewarta: Muhammad Hafif Nikolas
Editor : Helti Marini SCOPYRIGHT Β© ANTARA 2026