TPL_PIDII_SKIP_TO_CONTENT
PIDII NATIONAL PORTAL

Jelajahi Potensi Indonesia

Satu Peta, Semua Informasi, Seluruh Peluang

β™œ
38ProvinsiSeluruh Indonesia
πŸ—Ί
514Kabupaten/KotaSeluruh Indonesia
β—‡
25+Kategori DataPotensi & Sektor
β†—
1000+Data TerhubungSumber Terintegrasi

Sejumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, memilih mengembalikan tiket penerbangan setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan, Minggu (6/9/2026).

Salah satunya Nur Halimah, calon penumpang dengan tujuan Banjarmasin. Ia mengaku kondisi tersebut cukup merugikan karena perjalanan yang seharusnya dilakukan harus tertunda. Menurut Nur, ketidakpastian penerbangan juga berdampak terhadap masyarakat yang memiliki kepentingan pekerjaan maupun bisnis.

"Nampaknya sangat merugikan juga. Karena sebagian orang ada yang untuk kerja, bisnis. Jadi karena terhambatnya perjalanan, semua terkendala," ujar Nur saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta.

Hingga sekitar pukul 09.50 WIB, Nur mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai penerbangannya. Pihak maskapai juga belum memberikan informasi apakah penerbangan akan dibatalkan atau dialihkan ke jadwal lain. 

"Belum ada pemberitahuan lagi. Kalau dari maskapainya juga belum ada," katanya. Nur kemudian menanyakan langsung kepada petugas maskapai mengenai tiket yang telah dibelinya. Dari informasi yang diterimanya, tiket penumpang yang terdampak dapat dikembalikan sesuai dengan nilai pembelian.

"Untuk pembelian tiket, saya sudah bertanya sama karyawannya. Katanya semua dikembalikan sesuai pembelian tiket," ujar Nur. Karena belum memperoleh kepastian keberangkatan, Nur akhirnya memilih meninggalkan bandara dan kembali ke rumah.

"Balik rumah," katanya. Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta sebelumnya dilakukan setelah pemeriksaan paper test menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanis di kawasan bandara akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kondisi tersebut berdampak terhadap sejumlah penerbangan di Bandara Soetta. Penumpang yang terdampak diminta berkoordinasi dengan maskapai masing-masing untuk memperoleh informasi terkait pembatalan, penjadwalan ulang (reschedule), maupun pengembalian tiket (refund).

Pihak Bandara Soekarno-Hatta juga terus berkoordinasi dengan maskapai, BMKG, AirNav Indonesia, dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan kondisi serta memastikan keselamatan penerbangan.

Bagi penumpang yang belum memperoleh kepastian jadwal keberangkatan, informasi dari maskapai menjadi acuan untuk menentukan apakah perjalanan dilanjutkan, dijadwalkan ulang, atau tiket dikembalikan.