TPL_PIDII_SKIP_TO_CONTENT
PIDII NATIONAL PORTAL

Jelajahi Potensi Indonesia

Satu Peta, Semua Informasi, Seluruh Peluang

β™œ
38ProvinsiSeluruh Indonesia
πŸ—Ί
514Kabupaten/KotaSeluruh Indonesia
β—‡
25+Kategori DataPotensi & Sektor
β†—
1000+Data TerhubungSumber Terintegrasi
FOKUS: Wakil Ketua DPRD Sumenep Dul Siam saat mengikuti rapat di ruang paripurna di kantor dewan setempat.
FOKUS: Wakil Ketua DPRD Sumenep Dul Siam saat mengikuti rapat di ruang paripurna di kantor dewan setempat.

Kabupaten Sumenep memiliki tempat pariwisata yang banyak dan berpotensi menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Jika pengelolaannya dioptimalkan, diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Potensi pariwisata Sumenep cukup beragam. Mulai dari kawasan pantai, kepulauan, hingga destinasi yang memadukan keindahan alam dengan kearifan budaya lokal. Namun, pengembangannya masih membutuhkan dukungan infrastruktur, akses yang memadai, serta tata kelola yang berkelanjutan.

Wakil Ketua DPRD Sumenep Dul Siam mengatakan, pengelolaan potensi alam menjadi destinasi wisata harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, langkah tersebut dapat membuka sumber pendapatan baru sekaligus memperbesar kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD.

"Agar PAD capaian maksimal, maka pemerintah kabupaten harus serius membuka sumber daya alam potensial untuk dikelola menjadi objek wisata," katanya. Dia menegaskan, daya tarik alam saja tidak cukup untuk dijadikan sebuah destinasi wisata.

Pemerintah perlu memastikan ketersediaan sarana dan prasarana, terutama akses menuju lokasi wisata benar-benar representatif. "Banyak daerah di Sumenep yang memiliki potensi alam. Pemerintah harus hadir untuk memenuhi kebutuhan infrastrukturnya," ingatnya.

Dia menegaskan, pengembangan destinasi wisata diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Aktivitas pariwisata dapat mendorong pertumbuhan UMKM, ekonomi kreatif, kuliner, serta usaha jasa yang berkaitan dengan kebutuhan wisatawan.

"Kalau sektor pariwisata berkembang dengan baik, dampaknya bukan hanya kepada wisatawan yang datang. UMKM, ekonomi kreatif, kuliner, dan usaha jasa masyarakat juga akan ikut bergerak," tandasnya. (tif/yan)