Gunung Marapi Kembali Erupsi, Sejumlah Wilayah Alami Hujan Abu

Sumber Berita: Msn.com

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi pada Sabtu, 13 Januari 2024. Erupsi tersebut terekam di seismogram Pos Pemantau Gunung Api Marapi dengan amplitudo maksimum 30 milimeter.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Marapi Teguh Purnomo menjelaskan erupsi tersebut terjadi pukul 19.33 WIB dengan durasi 34 detik. Namun tinggi kolom tidak teramati.

"Kolom abu tidak teramati dan erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," kata Teguh dalam keterangan resminya.

Sejak pukul 00.00 hingga 18.00 WIB, tercatat sudah terjadi 3 kali letusan dan 20 hembusan di Gunung Marapi pada Sabtu ini. "Erupsi juga terjadi kembali 19.33 WIB," kata Teguh.

Sejak awal Januari 2024, Gunung Marapi mengalami letusan sebanyak 18 kali. Sedangkan untuk hembusan sebanyak 124 kali.

Teguh mengimbau masyarakat yang bermukim di radius 4,5 kilometer dari kawah untuk tidak melakukan kegiatan. "Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit," ujarnya.

Salah seorang masyarakat Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang Syafrizal mengatakan terdengar suara gemuruh dari puncak Gunung Marapi. Pintu rumahnya bergetar kencang.

Menurut Syafrizal, gemuruh diikuti getaran itu terjadi sekitar 1 menit. “Saya mendengar suara gemuruh yang kencang, sehingga saya putuskan untuk meninggalkan rumah,” kata dia.

Dari pantauan Tempo di Posko Pemantauan Siaga Gunung Marapi Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, terjadi hujan abu vulkanik. Durasi hujan abu diperkirakan sekitar 30 menit. Masyarakat juga terlihat menggunakan masker. Hujan abu juga melanda Nagari Batu Palano.


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
412390
Hari iniHari ini2496
KemarinKemarin2106
Minggu iniMinggu ini9869
Bulan iniBulan ini4602
TotalTotal412390
Tertinggi 03-31-2026 : 3029
Statistik created: 2026-04-02T17:24:08+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Singapore 55.1% Singapore
Russia 15.1% Russia
Indonesia 11.9% Indonesia
United States 8.6% United States
China 7.1% China

Total:

59

Countries
020893
Today: 1,745
This Week: 4,914
This Month: 2,932
Login Form