Foto: Republika/Prayogi

Investasi Asing Dinilai Belum Optimal Lakukan Transfer Teknologi

Sumber Berita: Republika.co.id

Peringatan 50 tahun peristiwa Malari atau Malapetaka 15 Januari 1974 dinilai perlu menjadi titik evaluasi keberadaan investasi di Indonesia. Hal ini untuk menakar sejauh mana manfaat yang diberikan investasi asing di Indonesia.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan, salah satu yang perlu menjadi perhatian investasi asing saat ini adalah memastikan terjadinya transfer teknologi dari perusahaan asing kepada Indonesia. "Hal ini tidak lepas dari kebutuhan sektor perekonomian Indonesia kepada peningkatan teknologi, yang diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi," ujar Josua kepada Republika, Selasa (16/1/2024).

Josua pun merunut sejarah investasi Indonesia, yang hingga saat ini belum ada transfer teknologi optimal untuk proses-proses manufaktur. 

Josua pun mengingatkan peristiwa Malari pada tahun 1974 terjadi salah satunya akibat penolakan mahasiswa dan beberapa elemen masyarakat untuk menolak adanya investasi asing. "Bila dilihat dari perspektif di tahun tersebut  penolakan investasi asing didasarkan pada kekhawatiran akan penguasaan sumber daya Indonesia oleh asing," ujarnya.

Namun demikian, pada era globalisasi dan keterbukaan saat ini, kekhawatiran tersebut kurang relevan. Terutama karena saling interkoneksinya perekonomian satu sama lain, sehingga penguasaan sumber daya yang dominan cenderung terbatas.

Untuk itu, pemerintah perlu menggarisbawahi dan memikirkan investasi asing agar memberikan manfaat dengan  memastikan terjadi transfer teknologi kepada Indonesia. "Di negara Asia Timur, seperti Jepang, Korea Selatan, dan China, transfer teknologi terbukti dapat menjadi sumber pertumbuhan sektor manufaktur di negara tersebut," ujarnya.


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
412027
Hari iniHari ini2133
KemarinKemarin2106
Minggu iniMinggu ini9506
Bulan iniBulan ini4239
TotalTotal412027
Tertinggi 03-31-2026 : 3029
Statistik created: 2026-04-02T17:24:08+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Singapore 54.4% Singapore
Russia 15.3% Russia
Indonesia 12.1% Indonesia
United States 8.8% United States
China 7.3% China

Total:

59

Countries
020547
Today: 1,399
This Week: 4,568
This Month: 2,586
Login Form