Target Investasi di Kota Keris Capai Rp 2,4 Triliun

Sumber Berita: Jawapos.com

Selama dua tahun terakhir, nilai investasi di Sumenep meningkat. Khusus tahun ini, ditargetkan meningkat jadi Rp 2,4 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep Abd. Rahman Riadi mengatakan, capaian nilai investasi pada 2022 sebesar Rp 1,7 triliun. Sedangkan capaian nilai investasi selama 2023 sebesar Rp 2,3 triliun.

Rahman mengeklaim, capaian tersebut akan terus dioptimalkan. Dengan demikian, pada 2024, nilai investasi di Sumenep meningkat 30 persen. ”Nilai investasi tahun ini ditargetkan minimal mencapai Rp 2,4 triliun,” ucapnya.

Berdasar data DPMPTSP Sumenep, selama 2023, ada 14.565 nomor induk berusaha (NIB) yang diterbitkan. Sebanyak 95 persen jenis usaha yang mengajukan NIB adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Secara keseluruhan, jenis usaha yang mengajukan NIB terdiri atas tiga sektor. Yakni, perdagangan minuman dan eceran alias UMKM, sektor usaha pertanian, dan sektor jasa keuangan. ”Yang mendominasi adalah sektor perdagangan minuman dan eceran,” tuturnya. 

Rahman menyampaikan, nilai investasi UMKM diakui kecil. Namun, jumlahnya terus meningkat secara signifikan. ”Bisa menjadi tulang punggung perekonomian di Sumenep,” katanya.

Keberadaan UMKM di Kota Keris, kata Rahman, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal itu berdasar data pertumbuhan ekonomi selama dua tahun terakhir.

Angka pertumbuhan ekonomi Sumenep pada 2022 mencapai 3,1 persen. Sedangkan tahun 2023 meningkat menjadi 5,1 persen.  ”Pemkab terus mendorong peningkatan nilai investasi. Caranya, memberikan tawaran peluang investasi kepada sejumlah pengusaha,” pungkasnya. (bus/yan)


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
415437
Hari iniHari ini425
KemarinKemarin2512
Minggu iniMinggu ini12916
Bulan iniBulan ini7649
TotalTotal415437
Tertinggi 03-31-2026 : 3029
Statistik created: 2026-04-03T23:24:49+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Singapore 60.4% Singapore
Russia 13.3% Russia
Indonesia 10.5% Indonesia
United States 7.6% United States
China 6.3% China

Total:

59

Countries
023683
Today: 380
This Week: 7,704
This Month: 5,722
Login Form