Presiden Jokowi memperoleh komitmen investasi usai bertemu Presiden AS Joe Biden, Selasa (14/11) ini. (Foto: Dok. Sekretariat Presiden RI) Jakarta, CNN Indonesia --

Oleh-oleh 'Investasi' yang Bakal Masuk RI Usai Jokowi Bertemu Biden

Sumber Berita: Cnnindonesia.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, di Gedung Putih, hari ini (14/11). Sejumlah investasi dari Negeri Paman Sam disebut bakal masuk ke Indonesia.

Pasalnya, dari pertemuan tersebut, kedua negara sepakat untuk mempererat kerja sama ekonomi. 

"Presiden Biden bermaksud mengumumkan program-program berikut untuk mendorong kesejahteraan ekonomi inklusif melalui investasi pada teknologi-teknologi penting dan baru, UMKM dan pembangunan berkelanjutan," tulis pernyataan pemerintah AS dalam website resminya, whitehouse.gov, Selasa (14/11).

Pemerintah AS dan Indonesia bakal membangun rantai pasok semikonduktor global yang lebih tangguh, aman, dan berkelanjutan.

"Amerika Serikat juga bermaksud bermitra dengan asosiasi industri untuk memimpin delegasi perdagangan perusahaan semikonduktor AS ke Indonesia," kata pihak Gedung Putih.

Kemudian, AS melalui Badan Perdagangan dan Pembangunan Amerika Serikat (USTDA) bakal memberi hibah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menyediakan konektivitas digital di 1.621 desa yang belum terhubung.

Selanjutnya, Lembaga AS International Development Finance Corporation (DFC) akan menyediakan pendanaan sebesar US$131 juta atau Rp2 triliun (asumsi kurs Rp15.682 per dolar AS) melalui Bank Sampoerna dan Amartha Nusantara Raya untuk mengucurkan kredit pada UMKM, khususnya yang dijalankan perempuan.

Investasi lainnya dilakukan perusahaan swasta, ExxonMobil, untuk mendorong dekarbonisasi. ExxonMobil akan berinvestasi US$15 miliar atau sekitar Rp235 triliun untuk meningkatkan pertumbuhan industri, serta mendorong dekarbonisasi di Indonesia.

"Termasuk penilaian bersama oleh ExxonMobil dan Pertamina terhadap potensi pusat penyerapan karbon jauh di bawah Laut Jawa, yang dapat menampung setidaknya 3 miliar metrik ton karbondioksida," kata pihak Biden.


Print  

Comments powered by CComment

Pengunjung
413818
Hari iniHari ini1318
KemarinKemarin2606
Minggu iniMinggu ini11297
Bulan iniBulan ini6030
TotalTotal413818
Tertinggi 03-31-2026 : 3029
Statistik created: 2026-04-03T11:24:29+00:00
Online
-
© Pusat Informasi Data Investasi Indonesia
Pengunjung Berdasarkan Negara
Singapore 57.8% Singapore
Russia 14.2% Russia
Indonesia 11.2% Indonesia
United States 8.1% United States
China 6.7% China

Total:

59

Countries
022208
Today: 1,218
This Week: 6,229
This Month: 4,247
Login Form