Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Asep Heri menghadiri forum strategis Jatim Talk - Road to East Java Economic Forum (EJAVEC) Tahun 2026 dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang berkelanjutan di provinsi setempat.
Forum diskusi dengan tema "Sinergi Penguatan Daya Saing Jawa Timur melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan dan Iklim Investasi Berkelanjutan" ini diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur ini berlangsung di Ruang Singosari, Gedung Bank Indonesia, Surabaya, Rabu.
Kehadiran jajaran pimpinan BPN Jatim dalam forum ini menunjukkan komitmen instansi dalam menyelaraskan kebijakan tata ruang dan kepastian hukum hak atas tanah guna mendukung hilirisasi industri serta kemudahan berinvestasi di Jawa Timur.
Dalam sesi utama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk memastikan daya saing komoditas unggulan daerah tetap kompetitif di pasar global.
“Arah kebijakan pembangunan nasional yang berkaitan dengan perdagangan dan investasi di Jawa Timur menjadi lebih baik dengan sinergi penguatan daya ini," ujarnya.
Keterlibatan BPN dalam forum ekonomi seperti Jatim Talk sangat krusial, mengingat kepastian lahan merupakan fondasi utama dalam setiap rencana investasi dan pembangunan infrastruktur industri berkelanjutan.














Comments powered by CComment